September 2014

Alat berat milik PT Mutiara Sabuk Katulistiwa (MSK) dengan PT Setia Agro Lestari (SAL) melakukan pembuatan kanal di areal moratorium SMG/APP di kawasan yang menjadi komitmen moratorium. Foto : Jikalahari
Alat berat milik PT Mutiara Sabuk Katulistiwa (MSK) dengan PT Setia Agro Lestari (SAL) melakukan pembuatan kanal di areal moratorium SMG/APP di kawasan yang menjadi komitmen moratorium. Foto : Jikalahari
Sekitar 10 juta hektar kawasan hutan di Indonesia telah dimanfaatkan untuk industri Hutan Tanaman Industri (HTI) atau Izin Usaha Pemanfaatan  Hasil  Hutan  Kayu  pada  Hutan  Tanaman  (IUPHHK-HT) sampai tahun 2013. Jumlah tersebut meningkat tajam dibandingkan tahun 1995 yang hanya seluas 1,13 juta hektar.


Skalanews - Sejumlah organisasi masyarakat sipil di bidang kehutanan dan lingkungan hidup mendesak Pemerintah untuk segera mengeluarkan kebijakan pelarangan bahan baku kayu dari hutan alam untuk industri bubur kertas dan kertas.

"Konsep pembangunan HTI (Hutan Tanaman Industri) yang diarahkan menggantikan hutan alam sebagai penyuplai bahan baku industri bubur kertas dan kertas belum sepenuhnya berjalan. Kenyataannya industri tersebut masih bergantung pada hutan alam," kata juru kampanye Forest Watch Indonesia (FWI) Abu Meridian dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu.


Bisnis kulit harimau: Rp12 juta selembar


Harimau sumatra (Panthera tigris sumatran) • Foto: Wikimedia Commons
Harimau sumatra (Panthera tigris sumatran) • Foto: Wikimedia Commons

Kulit asli harimau, bukan sintetis maupun karpet bermotif, didapat setelah membunuh binatangnya yang hampir punah. Polisi Jambi menggulung komplotan penjual kulit macan.

Beritakabar.com | Selagi MF menunggu pembeli kulit harimau (Panthera tigris sumatrae) di Jalan Lintas Sumatra, Desa Mendalo Darat, Jumat lalu (13/9/2014), polisi meringkusnya. MF mengaku hanya perantara yang akan mendapatkan komisi Rp1 juta dari nilai jual Rp12 juta.

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.