Oktober 2010


ATAS RENCANA PENGUSIRAN DAN PEMUSNAHAN ASSET-ASSET PETANI KOPI
DI DUSUN SUNGAI TEBAL KECAMATAN LEMBAH MASURAI KABUPATEN MERANGIN
Pengantar
Tanggal 31 Agustus 2010, Bupati Kabupaten Merangin Drs. H. NALIM, SH. MM mengeluarkan surat himbauan Nomor : 522/710.A/DISBUNHUT/2010 yang isinya meminta kepada Petani-petani kopi di Sungai Tebal Kecamatan Lembah Masurai Kabupaten untuk segera meninggalkan kebun kebun kopi mereka paling lambat tanggal 30 September 2010. Bagi yang tidak patuh Bupati siap menjeratnya dengan Pasal 50 Undang-Undang Nomor 41 tahun 1999 kehutanan. Ancaman hukumannya tidak main-main, Pidana kurungan selama 10 tahun dan denda sebesar Rp 5.000.000.000, (lima milyar rupiah).


Wednesday, 13 October, 2010 | 14:21 WIB

TEMPO Interactive, Jambi:The Jambi Province will soon have the widest village forest in Indonesia.

Residents in 17 villages from five subdistricts in Merangin, Jambi, are proposing that 49,514 hectares of its land be transformed into village forest.

The wood is part of a production forest, included in the buffer zone of Kerinci Seblat National Park.


Senin, 11 Oktober 2010 

TEMPO Interaktif, Jambi – Provinsi Jambi dalam waktu dekat ini akan memiliki hutan desa terluas di Indonesia. Warga masyarakat 17 desa di lima kecamatan, Kabupaten Merangin, Jambi, lewat tiga lembaga swadaya masyarakat, tengah mengusulkan 49.514 hektare untuk dijadikan hutan desa. Usulan ini sudah diverifikasi pihak Kementrian Kehutanan, dan tinggal menunggu izinnya keluar.


Selasa, 12 Oktober 2010 

Jambi, Kompas - Kawasan hutan negara yang akan dikelola masyarakat pada 17 desa di Kabupaten Merangin, Jambi, terancam maraknya perambahan liar pendatang asal Bengkulu, Lampung, dan Sumatera Selatan. Karena itu, pengesahan hutan desa mendesak untuk segera direalisasikan dalam waktu dekat.

Direktur Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jambi Arif Munandar mengatakan, ada 17 desa yang diusulkan untuk mengelola hutan produksi, hutan produksi terbatas, dan hutan lindung di wilayah Merangin. Saat ini prosesnya telah memasuki tahap verifikasi oleh tim dari Kementerian Kehutanan. Jika lolos seleksi, kawasan ini akan menjadi hutan desa terluas di Indonesia, yakni 49.514 hektar. ”Ini menjadi skema pengelolaan hutan yang melibatkan masyarakat desa,” ujar Arif di Jambi, Senin (11/10).

Kondisi ekologi kawasan hutan itu masih sangat baik dengan tutupan beragam jenis tanaman keras mencapai 80 persen pada ketinggian maksimal 2.000 meter di atas permukaan laut. Kawasan ini merupakan hulu Sungai Batanghari.


08/10/10 TEMPO Interaktif, Jambi - Kawasan hutan di Provinsi Jambi yang dulunya seluas 2,2 juta hektare, saat ini akibat kesalahan kebijakan tinggal menyisahkan sekitar 480 ribu hektare atau sekitar 21,8 persen.

"Sekarang kawasan hutan di daerah ini didominasi sektor hutan tanaman industri, perkebunan sawit, sehingga tidak hanya dapat menimbulkan kerusakan bagi kawasan serapan air, tapi lebih jauh lagi kini berkembang pada terjadinya konflik antara perusahaan dengan warga sekitar," kata Arif Munandar, Direktur Eksekutif Walhi Jambi, kepada Tempo, Jumat (8/10).

Arif menontohkan, dalam kurun beberapa bulan terakhir sudah beberapa kali terjadinya konflik antarwarga dengan perusahaan yang bergerak di bidang hutan tanaman industri. Seperti pada awal September lalu terjadi di kawasan Senyerang, Kabupaten Tanjung jabung Barat dan kawasan Kabupaten Tebo.

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.