Siaran Pers, 6 Nopember 2009

Kami, Organisasi Non Pemerintah dan Masyarakat korban dari 10 propinsi di Pulau Sumatera dan Jawa telah menjadi saksi memburuknya kondisi social ekologis pulau Sumatera dalam lima tahun terakhir. Pemerintahan SBY dan wakil rakyat di Senayan sengaja membiarkan Sumatera berada dalam ancaman bencana akibat salah urus pengelolaan sumber daya alam diatas pulau yang paling beresiko bencana di negeri ini. Lewat beragam bencana ekologis dan konflik yang telah terjadi, pulau Sumatera memberikan peringatannya kepada kita. Perjalanan salah urus sejak masa kolonial hingga rezim pemerintahan SBY ini bisa diikuti jejaknya dari perlakuan para
penguasa yang terus mengabaikan syarat-syarat keselamatan warga penguhuni pulau. Atas nama pembangunan,kekayaan pulau Sumatera dieksploitasi sebagai bahan mentah memenuhi kebutuhan Negara-negara industri dengan ongkos yang dibebankan kepada penghuni pulau. Akibatnya, kini krisis listrik akut terjadi di seluruh propinsi, deforestasi tiap tahunnya mencapai 40 persen laju deforestasi Indonesia dan hampir separuh propinsi mengalami kebakaran hutan.