Mapala Gema Cipta Persada UNBARI Jambi, Memperingati Hari Air Se-Dunia "World Water Day" [ Water and Disaster ]

WALHI Jambi -Masalah air bersih merupakan hal yang paling fatal bagi kehidupan kita. Dimana setiap hari kita membutuhkan air bersih untuk minum, memasak, mandi, mencuci dan sebagainya. Tiga per empat bumi adalah air, sama seperti manusia yang 55% - 78% tubuhnya terdiri dari air. Saking pentingnya air bagi kehidupan, manusia hanya bisa bertahan paling lama lima hari tanpa air. Dalam skala yang lebih luas, air bersih dan sehat sangat penting bagi perkembangan sosial dan ekonomi. 


Dalam memperingati hari Air Se-Dunia, Mahasiswa Pecinta Alam Gema Cipta Persada Universitas Batanghari Jambi, pada hari ini ( Rabu 29 Maret 2017 ) mengadakan acara seminar dengan tema "Water and Disaster ( Air dan Bencana ) dengan menghadirkan beberapa narasumber di antaranya dari Badan Lingkungan Hidup Daerah ( BLHD ) Jambi , Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Jambi, Dinas Kesehatan Jambi, dan Walhi Jambi yang diberikan kepercayaan menjadi salah satu narasumber di acara tersebut.


Rudiansyah selaku Direktur Eksekutif Daerah Walhi Jambi,  yang diberikan kepercayaan sekaligus perwakilan dari Walhi Jambi, menjelaskan tentang masalah-masalah dan tantangan tentang air di propinsi Jambi. "Yang menjadi problem dan tantangan tentang air khususnya di Propinsi Jambi adalah, kualitas air di propinsi Jambi mengalami kondisi kritis, faktor terbesarnya adalah sungai menjadi tong sampah besar bagi pelaku industri dan manusia ( rumah tangga ), dan disamping itu juga di propinsi Jambi belum secara maksimal terintegrasi pengelolaan dan penanganan sungai dengan baik yang bisa menyebabkan air itu menjadi sumber bencana yang pada seharusnya air itu adalah sumber kehidupan bukan sebagai sumber bencana", terang Rudiansyah.

Penyerahan kenang-kenangan dan foto bersama di akhir kegiatan.

Posting Komentar

[disqus][facebook][blogger]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.